BELANJA ONLINE DENGAN RASA CEMAS
Seakan masuk menjadi ‘top ten’ negara terkorup di dunia ternyata tidak cukup bagi Indonesia. Popularitas negara ini juga turut “diharumkan” dalam daftar hitam lain, yaitu Top Ten negara pelanggar HAKI alias pengguna software bajakan dan penyalahgunaan kartu kredit online.
Mendengar bahwa bangsa Indonesia masuk urutan atas pencuri-pencuri di dunia maya, tentu kita akan langsung beranggapan bahwa kemampuan IT (Information Technology) anak bangsa ini begitu hebatnya hingga dapat membobol kartu kredit orang lain lewat internet. Benarkah? Tentu tidak, mungkin malah sebaliknya. Bingung?
Mencuri tentu memerlukan keberanian dan pengetahuan (ilmu mencuri). Seorang dapat memperoleh data kartu kredit dari banyak sumber, tidak perlu menjadi seorang hacker yang membobol “database pelanggan” situs shopping. Bisa saja pencuri sebenarnya adalah kasir, teller, bahkan keponakan Anda.
Pada umumnya informasi yang dibutuhkan untuk berbelanja di internet adalah:
- No kartu, nama pada kartu kredit, tanggal expire dan CVV (informasi ini tertera di kartu kredit)
Jadi, siapapun bisa membobol kartu kredit Anda.
dengan cara tertentu, belanja online gak terlalu menakutkan koq…
dania
December 11, 2008
Setuju dengan Dania, belanja online tidak menakutkan asalkan kita berhati-hati dalam memberikan informasi yang sensitif. Jangan gunakan kartu kredit pada online shop yang belum dikenal kredibilitasnya.
Rulli
January 2, 2009